Batik Kraton Cirebon

Cirebon di bawah administrasi Sunan Gunung Jati adalah kerajaan Islam tertua di Jawa dan, pada saat yang sama, sebuah pelabuhan penting di jalur perdagangan dari Persia, India, Arab, Eropa, dan Cina. Dua rumah kerajaan, Kasepuhan dan Kanoman, memproduksi kain batik dengan desain dan gaya ditemukan di tempat lain. Awalnya, batik Cirebon dibuat khusus untuk para sultan, khususnya dalam konteks ritual agama, dekorasi istana, dan menangkal kekuatan jahat. Cirebon batik desain memberikan bukti pengaruh budaya Cina. Hal ini terlihat dalam, antara lain, susunan horizontal ornamen, seperti lukisan, dan ornamen mega dan Wadasan istimewa di Mega Mendung dan Wadasan desain.

Penggunaan kain batik sebagai bagian dari busana dipelopori oleh istri Sultan. Umumnya, Desain Batik Cirebon menggambarkan suasana istana seperti Kasepuhan Kereta, Kapal Kandas, Peksi Naga Liman, dan Cerita Panji.

Motif Kapal Kandas:

Motif Kerata Kasepuhan :

Motif Peksi Naga Liman:

Motif Sawat Riweh:

Motif Semen Rama:

Motif Wadasan:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: